Bibit Durian Montong Kaki 5

Bibit Durian Montong Kaki 5
Bibit Durian Montong Kaki 5
Bibit Durian Montong Kaki 5

Bibit Durian Montong Kaki 5

Berkata berkaitan durian, buah yang satu berikut merupakan satu diantaranya jenis tanaman berbentuk pohon. Tanaman ini datang dari rimba di Malaysia, pulau Sumatera, serta Kalimantan di Indonesia.

Penebaran durian melebar menuju Barat di negara Thailand, Birma, India dan Pakistan. Buah ini sudah dikenal di benua Asia pasnya di Asia Tenggara semenjak era ke 7 Masehi. Saat ini, kelezatan durian telah diketahui hingga sampai mancanegara, akan tetapi banyak pula yang tidak suka buah durian ini.

Kelezatan rasa ditambah daging buah yang lembut membuat daya tarik khusus buat buah durian. Tanaman ini memiliki banyak fungsi berupa kandungan gizi yang cukuplah tinggi serta memiliki manfaat yang tinggi buat badan.

Muatan yang ada pada durian merupakan karbohidrat, energi, protein, lemak, zat fosfor, kalium, asam, vitamin, folat serta punya kandungan serat yang tinggi.

Tidak cuman punyai kandungan gizi itu, buah durian pun|pula|juga} punya kandungan antioksidan yang baik buat badan untuk dapat menghambat radikal bebas penyebab kanker. Butuh dibudidayakan? tentu saja.

Budidaya sekian banyak varietas unggul ini tentu saja mesti didasari mengenai teknik penanaman yang benar serta baik, karena jika ditanam secara sembarangan, karenanya varietas unggul akan menghasilkan kualitas yang jelek sewaktu dipanen kedepannya.

Tersebut disini beberapa langkah mengenai bagaimanakah caranya menanam tanaman buah durian yang baik dan benar.

Langkah menanam durian dari biji tentu punyai keunggulan serta kekurangan spesifik. Keutamaannya yakni, tanaman bisa tumbuh dan berkembang makin kuat, perakaran lebih baik serta lebih kuat dari gempuran hama dan penyakit.

Selain kelebihan, metode menanam durian dari biji nyatanya mempunyai sejumlah kekurangan, seperti periode perkembangan yang lebih lama serta kualitas tanaman yang kadangkala sedikit tidak serupa dengan induknya.

Untuk menanam bibit durian, memang ada dua sumber bibit yang bisa di pilih. Anda dapat pilih bibit yang disebut hasil semaian atau bibit hasil cangkok.

Untuk menanam bibit durian, memang ada dua sumber bibit yang bisa di pilih. Anda bisa pilih bibit yang merupakan hasil semaian atau bibit hasil cangkok.

Bagi Anda yang bertambah senang menanam durian dari biji secara mandiri. Semestinya, biji durian disemai dahulu pada media. Sebelum menanam, Anda tentu mesti mempersiapkan media yang sesuai sama keperluan durian.

Persiapan Media

Cara menanam durian semestinya sangatlah ditentukan oleh proses persiapan media yang tepat. Soal ini dikarenekan media merupakan tempat tanaman mendapat nutrisinya.

Oleh dikarenakan itulah media perlu diperhatikan dengan teliti. Lantaran, tanpa ada persiapan media yang baik, karena itu perkembangan serta kemajuan tanaman durian akan terhalang.

Campurkan 1 polybag tanah dengan 0,5 kg GDM SaMe dengan cara sama rata.
Semprotkan satu gelas air mineral GDM Black BOS di dalam drum, setelah itu semprot rata di semuanya polybag. Ulangilah hingga memenuhi jumlah 10 kg/ha (100 polybag)

Tekankan temperatur udaranya sesuai dengan keperluan pertumbuhan biji, ialah 20-23 derajat celcius.
Tanam biji dalam tempat tertelungkup dengan jarak antar biji sekitar 2 cm membujur dan 4-5 cm membujur.
Seusai biji ditanam di dalam tanah, tutup kotak dengan plastik supaya terbangun kelembapannya.
Seputar 2-3 minggu, biji akan keluarkan akar. Waktu itu plastik polybag dapat dibuka serta bibit bisa dipindah ke area lega.

Langkah Ganti Tanam Bibit Durian

Sebelum memindah tanam bibit durian, baiknya butuh diambil bibit dengan situasi yang sehat serta punyai pertumbuhan yang bagus. Bibit yang mau dipindah sebaiknya tumbuh setinggi 75-150 cm dengan usia 7-9 bulan.

A. Persiapan Lahan
Sebelum bibit durian dipindahkan, sediakan dulu lahan tanamnya. Bersihkan lahan tanam dari bebatuan dan juga tanaman liar. Setelah itu bentuk bedengan secara mencangkul tanah sedalam 30 cm sampai gembur.

Selanjutnya, campur tanah dengan pasir dan GDM SaMe. Buat bedengan berukuran 1 x 2 meter, imbuhkan GDM SaMe dengan jumlah 0,5 Kg/lubang tanam.

Semprotkan 1 gelas air mineral GDM Black BOS per drum dengan rata, dengan jumlah 10 kg/100 pohon/ha.

B. Penanaman
Seusai lahan siap, bibit durian dapat ditanam dengan jarak tanam 8 x 8 m. Teknik penanamannya yaitu dengan bikin lubang tanam sedalam 30 cm, lantas masukan bibit yang sudah siap tanam. Tutup dengan tanah.

Siram dengan 500 ml (dua gelas GDM Buah)/drum, lalu semprotkan dengan merata di semua tanaman. Melakukan, hingga memenuhi dosis 5 liter/ha/100 pohon.

C. Pemupukan Durian
Jangan remehkan pentingnya pemupukan durian. Lantaran, tidak dengan pemupukan yang tepat, maka teknik budidaya durian yang Anda kerjakan pasti tidak dapat maksimal.

Pemupukan pada tanaman durian dijalankan sejumlah 3 kali setelah jaman tanam. Pemupukan pertama dikerjakan saat usia 0-2 tahun, 2-4 tahun, serta usia 4 tahun. Di bawah ini dosis pemupukan durian awal/pertama yang dianjurkan.

Pemupukan Pertama (0-2 Tahun):

0,5 kg GDM SaMe/lubang tanam serta aplikasikan setiap enam bulan sekali dengan jumlah 50 Kg/ ha/100 pohon.

satu gelas air mineral/tangki GDM Black BOS. Lalu semprotkan dengan cara rata di semua permukaan tanah kurang lebih tanaman. Lakukan sampai penuhi dosis 10 liter/ha/100 pohon. Mengulang tiap-tiap enam bulan sekali.

500 ml (2 gelas Pupuk Organik Cair GDM Pakar Buah per drum, semprotkan dengan cara merata keseluruh tanaman. Mengulangi pengaplikasian tiap 1-2 minggu.

D. Jarak Tanam Durian
Jarak tanam adalah soal yang penting untuk jadi perhatian dalam menanam tanaman tahunan. Sebab, jika jarak sangat rapat, karenanya produktivitas tanaman berubah menjadi rendah. Sedangkan apabila terlalu lebar, karena itu hasil produksi yang bisa didapat petani cuma sedikit.

Jarak tanam yang direkomendasikan untuk tanaman durian ialah selebar 8 X 8 Meter. Jarak tanam tersebut sebagai jarak tanam yang baik, biar tidaklah terlalu rapat serta tidaklah terlalu lebar.

E. Pindahan
Lubang tanam kembali digali dengan ukuran yang lebih kecil, kurang lebih hanya perakaran bibit. Setelah itu, pembungkus/polybag bibit dilepaskan lewat cara berhati-hati dan dimasukkan ke lubang sekedar sisi atas perakaran. Lalu, lubang kembali lagi ditutup dengan tanah galian.

F. Penyiraman
Sesudah bibit ditanam, pangkal bibit baiknya ditutup dengan jerami kering, selanjutnya disiram air. Biar bibit tidak layu, berikan naungan untuk melindungi bibit dari intensif sinar matahari yang berlebih. Selesai tanaman besar, masih kerjakan penyiraman lewat cara teratur.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bibit Durian Montong Di Majalengka